RPK SOLUSI MENGATASI KENAIKAN HARGA BAPOK DI SULRA
Perum bUlog Divre Sultra pada hari kamis, 19 Januari 2017 ...
Pengawasan Pupuk Bersubsidi di Kab. Konawe Selatan
     Pupuk bersubsidi adalah barang dalam pengawasan yang pengadaan dan ...
Rakorda TPID 2016 se Sulawesi Tenggara
Tema Rakornas  TPID 2016 :  “Memperkuat Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan ...
Kegiatan Pasar Murah Tahap II
Kebutuhan Pokok masyarakat dalam menghadapi hari besar keagamaan seperti Hari ...
Sosialisasi Upakarti IGDS (INDONESIA GOOD DESIGN SELECTION) KPM (KREASI PRIMA MUTU) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016
 30-05-2016    Sosialisai Penghargaan Upakarti yaitu penghargaan dari Pemerintah kepada mereka yang ...
Sosialisasi Pemberdayaan Konsumen/Konsumen Cerdas
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia ...
Pasar Murah Tahap I Tahun 2016
Momen hari besar keagamaan sering kali diikuti dengan kenaikan permintaan ...
Peringatan Hari Konsumen Nasional
Peringatan hari konsumen nasional (harkonas) yang jatuh pada tanggal 20 ...
Kemenperin Dorong Hilirisasi Pertanian
Kementerian Perindustrian mendorong industri nasional mengembangkan hilirisasi produk pertanian dalam ...
Sulawesi Penyumbang 50 Persen Produksi Kakao Nasional
Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan Sulawesi merupakan penyumbang 50% produksi kakao ...
Forum Komunikasi Perpupukan Sulawesi Tenggara
Dalam upaya menyamakan persepsi pemangku kepentingan perpupukan di Sulawesi Tenggara, ...
BIMTEK PENINGKATAN MUTU KOMODITI/PRODUK INDUSTRI DAN PERDAGANGAN
Diselenggarakan oleh UPTD BPSMB Dinas Perindag Prov. Sultra pada tanggal ...
SOSIALISASI STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI)
Diselenggarakan oleh UPTD BPSMB Dinas Perindag Prov. Sultra bekerja sama ...
Pameran Pangan Nusa di Kota Bukittinggi Sumatra Barat
Jenis unit usaha di Indonesia 99% diantaranya merupakan  UMKM yang ...
Sosialisasi UKM Potensial Waralaba Daerah
Dalam rangka mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha dengan sistem waralaba ...
Pasar Lelang
Pasar Lelang adalah Pasar yang terorganisir dan wahana bertemunya para ...
Konsolidasi Revitalisasi Pasar Lelang
Dalam rangka mewujudkan Pasar Lelang komoditas agro yang mandiri dan ...
Pengawasan Pupuk Bersubsidi
Pupuk bersubsidi adalah barang dalam pengawasan yang pengadaan dan penyalurannya ...
PENERAPAN PENGEMBANGAN INDUSTRI AGRO DI SULAWESI TENGGARA (INDUSTRI PENGOLAHAN KAKAO)
Industri Agro merupakan industri andalan masa depan dengan dukungan Sumber ...
Program Pembinaan IKM

Kementerian Perindustrian sebagai pembina UMKM ...

Pemerintah Dorong Industri Kakao Via Kebijakan

Kementerian Perindustrian menetapkan industri pengolah kakao sebagai salah satu industri ...

2015, Produksi Komoditas Kelapa Ditarget Naik 5%

Kementerian Pertanian menilai prospek komoditas kelapa dan turunannya akan cerah ...

Direktori Bisnis
Pia Mete
Pia mete merupakan makanan yang sangat lezat dan ueenak sekali
UD. Mete Kendari

Kacang Mete Te
Kacang mete merupakan makan khas KEndari yang lezat dan enak cantiksese
UD Maju Mundur

Berita
PENERAPAN PENGEMBANGAN INDUSTRI AGRO DI SULAWESI TENGGARA (INDUSTRI PENGOLAHAN KAKAO)
Di kirim oleh : Bidang Industri Agro pada 25 Maret 2015
Industri Agro merupakan industri andalan masa depan dengan dukungan Sumber Daya Alam potensial dan dapat diperbaharui, yang berasal dari sektor pertanian, perikanan/kelautan, peternakan, perkebunan dan kehutanan. Pengembangan Industri Agro akan meningkatkan cadangan devisa serta penyediaan lapangan kerja dan dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.  Terdapat 5 (lima) faktor pendukung, yaitu: (1) industri pengolahan mampu mengubah keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif, yang akhirnya akan memperkuat daya saing produk; (2) produk  industri agro memiliki nilai tambah dan pangsa pasar yang besar sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan perekonomian nasional; (3) industri agro memiliki keterkaitan yang besar baik ke hulu maupun ke hilir, sehingga mampu menarik kemajuan sektor lain; (4) memiliki basis bahan baku lokal (keunggulan komparatif) sehingga terjamin keberlanjutannya; dan (5) berpeluang mengubah struktur ekonomi nasional dari pertanian ke industri. Hal ini dinilai strategis mengingat Indonesia khususnya Provinsi Sulawesi Tenggara  merupakan daerah tropis yang memiliki keragaman hayati (biodiversity)   cukup besar. Sulawesi Tenggara memiliki sumber daya alam yang berpotensi dikembangkan sebagai komoditi unggulan antara lain kakao, kelapa, jambu mete, kemiri, lada, kopi, nilam, cengkeh, rotan,  dan sagu.  Dari beberapa komoditi tersebut, kakao menunjukkan produksi yang sangat tinggi  dibandingkan komoditas lainnya (BPS Sulawesi Tenggara, 2013),  sehingga kakao memiliki potensi yang dapat diandalkan sebagai komoditi unggulan daerah. Potensi biji kakao sebagai komoditas unggulan juga didukung oleh kandungan  komposisi kimianya yang mempunyai nilai fungsional tinggi. Komoditi tersebut banyak mengandung senyawa-senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, berpotensi sebagai antioksidan, antibakteri, memperbaiki fungsi endothelial, menurunkan tekanan darah, meningkatkan sensivitas insulin dan memperbaiki fungsi platelet (Othman et al., 2010;  Afoakwa, 2008;  Miller, 2006). Hasil analisis biji kakao dari Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara yang diproses  melalui sistem penyangraian vakum mengandung kadar antioksidan katekin yang tinggi yaitu mencapai 5%. Selanjutnya Tamrin (2012)  melaporkan hasil evaluasi aktivitas antioksidan bubuk kakao tersebut  menunjukkan kemampuan menangkal radikal bebas yang cukup tinggi. Informasi ini semakin menguatkan nilai fungsional  sehingga diharapkan dapat memicu peningkatan konsumsi makanan dan minuman berbahan baku biji kakao khususnya  di Sulawesi Tenggara. Data  konsumsi  kakao  memperlihatkan kecenderungan yang meningkat  tiap  tahun  terutama  di negara-negara maju (Eropa  sebanyak  42,10%).  Permintaan kakao yang tinggi berasal dari Belanda, Amerika Serikat dan Jerman (Anonimous, 2007).  Prospek dan potensi tersebut telah mendorong  Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara untuk menetapkan kakao  sebagai salah satu komoditi unggulan daerah. Penetapan ini didukung oleh Peraturan Presiden Nomor : 28 Tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional dan Permenperin Nomor : 135/M-IND/PER/12/2010 Tentang Peta Panduan (Road Map) Pengembangan Industri Unggulan Provinsi Sulawesi Tenggara.  Pasal  2a yang mengarahkan  program hilirisasi produk kakao yang meliputi industri kakao fermentasi, bubuk kakao,  industri pasta coklat, Industri makanan dan industri kembang gula berbasis coklat.  Beberapa tahun sebelumnya kakao Sulawesi Tenggara sebagian besar dijual dalam bentuk biji kakao kering sehingga nilai tambahnya rendah. Kegiatan industri pengolahan kakao skala besar baru dimulai  dengan adanya PT. Kalla Kakao Industri  walaupun  saat ini kegiatan produksinya masih belum optimal. Pengembangan industri pengolahan kakao di Sulawesi Tenggara  dikuatkan oleh  Pasal 10 dan 11 UU No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, bahwa Setiap Gubernur dan Bupati/Walikota diwajibkan menyusun Rencana Pembangunan Industri Provinsi dan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota yang mengacu kepada Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional dan Kebijakan Industri Nasional.  Selanjutnya, amanat Pasal 14 UU No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian juga menyebutkan bahwa Pemerintah  Pusat dan Daerah melakukan percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan Industri ke seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui  perwilayahan industri yang dilaksanakan melalui: (a) pengembangan wilayah pusat pertumbuhan industri; (b) pengembangan kawasan peruntukan industri; (c) pembangunan kawasan Industri; dan (d) pengembangan sentra industri kecil dan menengah. Provinsi Sulawesi Tenggara juga merupakan salah satu sub koridor ekonomi dari MP3EI, yang fokusnya ditujukan pada peningkatan nilai tambah komoditas kakao.  Data menunjukkan bahwa Provinsi Sulawesi Tenggara termasuk penghasil kakao terbesar ketiga di Indonesia setelah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.  Pada tahun 2013, perkebunan kakao telah menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi sekitar  160.906 kepala keluarga petani  di Sulawesi Tenggara (BPS Sulawesi Tenggara, 2013).  Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan industri pengolahan kakao dapat memberikan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat, disisi lain kondisi tersebut juga dapat menjadi hambatan  jika aspek hulu sebagai penyedia bahan baku tidak tertangani dengan baik. Oleh karena itu program hilirisasi produk untuk percepatan dan keberlanjutan industri pengolahan kakao  memerlukan kajian yang rinci untuk memperoleh strategi pengembangan  terkait  sistem hulu – hilir  yang terpadu dan terintegrasi. Untuk mendorong pengembangan Industri Kakao di Sulawesi Tenggara, maka pada tahun 2014 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Sulawesi Tenggara melaksanakan program Pengembangan Klaster Industri Pengolahan Kakao. Adapaun hasil-hasil dari kegiatan tersebut berupa Analisis SWOT dan strategi Pengembangan Industri Pengolahan Kakao   di Sulawesi Tenggara.Berdasarkan hal-hal tersebut, dibutuhkan peran dari semua pihak baik Pemerintah, Akademisi, dan Dunia Usaha untuk terus mendorong pengembangan Industri Agro, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan maupun taraf hidup masyarakat di Sulawesi Tenggara. (Sumber : Bidang Industri Agro 2015) 
Agenda Terbaru
Partisipasi Pameran Pangan Nusa Ke 11 dan Pameran Produk Dalam Negeri Regional Tahun 2016.Bertempat di Lapangan Sport Center Pantai Panjang mulai tanggal 25 s/d   28 Agustus 2016 Provinsi Bengkulu.
Prov. Bengkulu  ,25-08-2016 ,09:00:00 WITA

Pasar Lelang Forward Komoditi Agro Ke 3 Tahun 2016.
Aula Disperindag Prov. Sultra  ,02-08-2016 ,08:00:00 WITA

Pasar Murah Tahap II direncanakan akan dilaksanakan di depan Tugu Religi (Ex MTQ) tanggal 23 s/d 30 Juni 2016 Pukul 09.00 s/d 16.00
Tugu Religu  ,23-06-2016 ,09:00:00 WITA

Pameran Pangan Nusa.
Jakarta  ,05-11-2015 ,09:00:00 WITA

Sosialisasi Revitalisasi Pasar Lelang.
Aula Dinas Perindag Prov. Sultra  ,22-10-2015 ,09:00:00 WITA

Ruang Pengumuman
Pengumuman Produk IKM dalam nominasi Ketahanan Pangan

Pengumuman Produk IKM dalam nominasi Ketahanan Pangan se Sultra

Pengumuman Pemenang Lomba Makanan Khas Sultra

Pemulihan keutamaan makanan dan minuman dalam kesehatan

Link Terkait
banner banner banner banner banner
- Hak Cipta © 2014 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara